Alasan Ide Ditolak oleh Atasan

Dalam dunia kerja, Anda pasti pernah menyampaikan ide. Secara umum, ada 3 respons yang akan Anda dapat saat menyampaikan ide. Yaitu ide Anda diterima dan dieksekusi, ditolak, atau ditolak dengan feedback. Lalu, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ide Anda ditolak?



4 Alasan Ide Anda Ditolak


Sebenarnya, tidak banyak alasan mengapa ide Anda bisa ditolak oleh atasan. Bisa dibilang, ada 4 alasan umum mengapa atasan menolak ide yang datang. Apa saja alasan tersebut?


1. Solusi Anda Tidak Worth It

Terkadang, bisa saja ide yang Anda sampaikan hanya menjadi ide yang brilian bagi Anda saja. Namun, atasan Anda justru berpikir sebaliknya. Menurut atasan, solusi yang Anda sampaikan tidak worth it untuk dieksekusi.


Misalnya, bisa saja ide tersebut belum terlalu dibutuhkan oleh perusahaan, tidak urgent, sudah ada solusinya, dan lain sebagainya.


2. Cara Penyampaian yang Kurang Bagus

Alasan kedua ini adalah salah satu yang paling umum terjadi. Bisa saja ide yang Anda sampaikan memang ide yang bagus, dibutuhkan perusahaan, dan urgen untuk dieksekusi.

Hanya saja, cara Anda menyampaikan masih kurang bagus. Seperti kurang percaya diri, penyampaian yang tidak terstruktur, dan lain sebagainya. Sehingga, inti masalah atau solusi justru tidak tersampaikan. Akhirnya, atasan tidak bisa memahami ide Anda dan ide Anda justru ditolak oleh atasan.


3. Tersandung Politik Perusahaan

Ide yang ditolak bukan hanya karena ide tersebut kurang bagus atau cara penyampaian Anda yang kurang saja. Dalam beberapa kondisi, sebuah ide bisa ditolak karena adanya politik perusahaan. Misalnya, bisa saja ide tersebut membuat atasan Anda merasa posisinya terancam.


Selain itu, kadang kala atasan menolak suatu ide karena ada risiko yang perlu dihindari. Seperti konflik antar departemen atau unit di perusahaan.


4. Perusahaan Anti Berinovasi

Selain tiga alasan sebelumnya, bisa saja ide Anda ditolak karena perusahaan anti berinovasi. Dibandingkan dengan alasan lainnya, masalah ini adalah sesuatu yang paling challenging. Dalam kondisi ini, bukan hanya ide Anda saja yang ditolak, tapi juga seluruh ide yang datang. Khususnya ide yang membutuhkan perubahan atau inovasi besar.


Cara Menyampaikan Ide ke Atasan

Setelah mengetahui alasan mengapa ide Anda ditolak, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui solusi yang tepat sesuai kondisi Anda. Ada 3 tahapan yang perlu Anda lewati agar ide Anda bisa lebih menjual, yaitu:


1. Pastikan Ide Anda Worth It Untuk Dieksekusi

Sebelum menyampaikan ide, pastikan ide tersebut memang ide yang layak dan tepat. Untuk memastikan hal ini, Anda perlu memastikan bahwa memang ide tersebut sudah sesuai dengan masalah atau problem yang ada.


Kemudian, pastikan bahwa ide tersebut adalah ide yang baru atau pengembangan dari ide yang sudah ada. Lalu, lakukan beberapa riset yang sesuai untuk memperkuat ide tersebut. Terakhir, pastikan juga ide tersebut memiliki keuntungan secara bisnis.


2. Buat Strategi

Setelah memastikan kalau ide Anda memang layak, Anda juga perlu mempertimbangkan penyampaian yang tepat. Mulai dari cara penyampaian, kepada siapa ide tersebut Anda sampaikan, dan kapan Anda menyampaikan ide tersebut.


3. Jual Ide Anda Kepada Atasan

Terakhir, sampaikan ide yang sudah Anda siapkan kepada atasan. Akan tetapi, kalaupun ide tersebut tetap ditolak, Anda perlu memahami bahwa hal tersebut adalah hal yang wajar.

Akan lebih baik lagi jika Anda bisa mendapatkan feedback dari atasan. Sehingga, Anda bisa mengiterasi kembali ide tersebut. Kemudian, di kesempatan selanjutnya Anda bisa menyempurnakan ide yang Anda miliki.


Nah, itulah 4 alasan mengapa ide Anda ditolak dan bagaimana cara menyampaikan ide ke atasan Anda. Selamat mencoba!



440 views0 comments