Cara Mengatasi Ketakutan Jadi Berbeda

Ketakutan kita untuk menjadi berbeda dari banyak orang adalah musuh yang membuat kita membunuh kreativitas kita sendiri. Kenapa bisa begitu? Mari kita simak di pembahasan kali ini.

Sebagai manusia, akan sangat wajar ketika kita memiliki suatu kekhawatiran yang sama. Apakah kekhawatiran itu? Kekhawatiran tersebut adalah kekhawatiran akan penilaian atau pendapat orang lain tentang kita.


Kekhawatiran itulah yang biasanya membuat kita menjadi sangat takut untuk menjadi berbeda. Akhirnya, kita berusaha keras untuk menunjukkan sesedikit mungkin diri kita yang berbeda dari orang lain. Bersama dengan itu, kita juga terus menyesuaikan diri kita untuk jadi sama dengan orang lain.

Bayangkan jika hal ini terus terjadi di dalam diri kita. Sangat mungkin pada akhirnya kita akan terbentuk menjadi seperti orang lain. Kita akan menjadi mirip atau sama dengan orang yang erat pergaulannya dengan diri kita. Diri kita sendiri dan keunikan serta potensi yang kita punya malah akan tertutupi. Bahkan sangat mungkin untuk tidak muncul dan hilang.


Menjadi Sama di Tempat yang Baik


Rasa takut untuk menjadi berbeda membuat kita meleburkan diri dan meniadakan diri kita. Kemudian, kita mencoba untuk membentuk diri kita persis sama dengan orang-orang di sekeliling kita. Apakah hal ini adalah hal yang buruk? Bagaimana jika lingkungan Anda adalah lingkungan yang baik?


Andaikan lingkungan di sekitar Anda adalah lingkungan yang baik, Anda memang akan menjadi individu yang lebih baik saat Anda berusaha menjadi sama dengan mereka. Tapi, keunikan dan potensi yang Anda punya menjadi tidak muncul. Padahal, mungkin saja keunikan dan potensi yang Anda miliki lebih baik dibandingkan lingkungan Anda.


Jika seseorang menjadi sama dengan orang lain di lingkungannya, maka dia tidak akan bisa menemukan sudut pandang baru. Rasa takut yang sangat untuk menjadi berbeda akan membuat orang tersebut terbelenggu. Jangankan untuk memiliki sudut pandang lain, berpikir bahwa sudut pandang lain bolehpun tidak akan ada di kepala orang tersebut.


Baca juga: Kreativitas itu bakat atau bisa dilatih?


Padahal, kita dan orang lain jelas adalah dua individu yang berbeda. Bahkan, dua orang yang kembar identik pun akan punya kepribadian, sudut pandang, dan keunikan masing-masing. Bayangkan jika setiap orang berani untuk menjadi berbeda dengan segala keunikan yang mereka punya, maka kita akan bergaul dengan ragam orang yang sangat penuh warna. Akhirnya, akan terlahir warna baru yang bisa jadi lebih baik untuk semuanya.


Tapi, kalau kita terus terjebak ketakutan untuk menjadi berbeda, keragaman itu tidak akan muncul. Kalau lingkungan kita merah, ya semuanya akan menjadi merah. Kita pun akan menjadi merah. Kita yang tadinya oranye, ungu, biru, atau warna-warna lain akan hilang dan tidak ada di sana. Jika itu yang terus terjadi, kita akan kehilangan diri kita sendiri. Kita akan kesulitan untuk mengeksplorasi semua potensi yang kita punya.


Menghadapi Ketakutan Menjadi Berbeda


Kalau saat ini Anda memiliki ketakutan untuk menjadi berbeda, tarik napas dan sadari bahwa ketakutan itu ada dalam diri Anda. Kemudian, coba ambil kertas dan tuliskan apa keunikan-keunikan dan juga kelebihan-kelebihan yang sebenarnya Anda miliki.


Setelah Anda menuliskan semuanya, langkah kedua yang bisa Anda lakukan adalah tanamkan ke diri sendiri, apa yang akan Anda lakukan untuk memperkuat keunikan yang Anda miliki tersebut. Lakukan upaya pengembangan diri yang bisa menguatkan keunikan yang Anda punya.


Baca juga: Cara menghadapi kegagalan


Sehingga, ketika Anda berhasil mengatasi ketakutan Anda untuk menjadi berbeda, Anda akan melakukannya dengan penuh percaya diri. Karena Anda tahu bahwa keunikan Anda sangat kuat. Jadi, Anda tidak hanya asal menjadi berbeda, tapi Anda menjadi berbeda karena ingin memberikan kontribusi dan warna yang lebih baik.


Selamat berjuang dan mari kita lawan ketakutan alami kita sebagai manusia untuk menjadi berbeda!



13 views0 comments