• Miss Via

Ubah Penolakan Jadi Harapan

Updated: Mar 11

Dalam survei yang dilakukan pada 80 milenial yang pernah bekerja di perusahaan, 65 persen di antaranya menyatakan pernah merasa sedih, kecewa, dan tidak berguna saat mendapati ide yang diusulkan terus-menerus ditolak. Banyaknya penolakan yang ada kemudian berujung pada pengunduran diri para milenial dari perusahaan tempat mereka bekerja yang tentunya hal tersebut merugikan diri sendiri. Lalu bagaimana caranya agar tetap berkembang meski ide yang diusulkan terus menuai penolakan? Ketika Anda baru saja mengalami penolakan terhadap ide yang diusulkan, setidaknya lakukan tiga cara berikut agar resistensi ide yang ada berubah menjadi lebih baik.

pria menulis di kertas mencatat penolakan ide dari bos

1. Evaluasi

Tanyakan pada diri Anda sendiri, mengapa ide yang diusulkan selalu ditolak. Evaluasi dapat dilakukan saat penolakan baru saja Anda alami, oleh karena itu persiapkan alat tulis untuk mencatat setiap poin yang menjadi evaluasi. Hindari bersedih hati, sebaliknya tunjukkan sikap yang tenang dan segera gali alasan di balik penolakan yang terjadi atas ide yang Anda sampaikan. Akan sangat baik apabila Anda langsung memahami alasan yang melatarbelakangi penolakan, karena dengan begitu Anda dapat langsung mencatatnya. Akan tetapi, bila Anda tidak menangkap poin-poin evaluasi yang disampaikan maka menanyakannya secara langsung dapat menjadi alternatif. Anda bisa memulainya dengan menanyakan mengapa ide yang diusulkan belum bisa diterapkan untuk perusahaan.


Penggunan kata belum menjadi hal yang perlu diperhatikan alih-alih menggunakan kata tidak, karena hal ini dapat membuka peluang berupa respon serta evaluasi mengapa ide Anda ditolak. Ketika pokok-pokok evaluasi sudah diberikan maka segera catatlah kemudian jadikan sebagai bahan pelajaran agar penolakan serupa tidak terjadi di kemudian hari.


2. Berpikiran Positif (Positive Thinking)

Sekalipun ide yang Anda ajukan ditolak, berpikiran positif akan menghadirkan keinginan untuk terus melangkah, berkembang dan tidak berdiam diri. Namun, pernahkah Anda menanyakan alasan terhadap penolakan ide namun tak kunjung diberi jawaban? Pada saat itu lah Anda harus memiliki pikiran yang positif, kemudian tarik nafas yang dalam serta beri afirmasi positif pada diri sendiri.


Afirmasi positif dapat mengantarkan Anda pada situasi yang menenangkan dan berdampak positif. Anda dapat melakukannya dengan ungkapan seperti berikut:

  • “Oke, tidak masalah ide saya ditolak saat ini namun saya akan mencari ide baru yang lebih baik lagi”

  • “Tidak masalah ide saya ditolak, karena bisa jadi hal ini akibat ide saya yang kurang tajam”

  • “Baik, ide saya di tolak. Mungkin hal ini dikarenakan perusahaan sedang tidak mempunyai dana, sumber daya manusia, maupun sumber daya lainnya.”

Dengan memberi afirmasi positif pada diri sendiri maka Anda turut membantu diri untuk tetap berkembang sehingga dapat melangkah kepada pembentukan ide baru.


3. Cari Ide Kembali

Pencarian ide baru menjadi hal yang penting guna meningkatkan kreativitas yang telah dimiliki. Mencari ide dapat dilakukan dengan menggunakan bahan yang sesuai dengan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya. Upaya pencarian ide sendiri dapat dimulai dengan pembentukan ide baru beserta alasan yang tepat terkait pentingnya ide tersebut.


Oleh sebab itu, diperlukan riset yang mendalam guna meneguhkan ide yang ada. Anda juga dapat menggunakan ajang berdiskusi dengan banyak orang untuk memberi masukan terhadap rancangan ide. Para kolega, pihak-pihak yang kredibel, termasuk juga Atasan dapat menjadi sumber masukan terhadap ide yang baru Anda cari kembali, tujuannya agar menjadi layak untuk diterima. Sebab, kunci terpenting dalam mencari ide baru yakni adanya persiapan yang lebih mendalam dari sebelumnya.


Baca juga:

Ide Sudah Bagus, Kok Malah Ditolak Bos. Kenapa ya?

Cara Menghadapi Kegagalan

Sering Terjebak Rutinitas? Automasikan Saja Dengan RPA


13 views0 comments

Recent Posts

See All