5 Tantangan Inovasi di Korporasi

Saat melakukan perubahan, tentu saja akan selalu ada tantangan yang mengiringi. Begitu juga saat suatu perusahaan akan melakukan inovasi. Ada lima tantangan yang paling menghantui Corporate Innovation ketika akan berinovasi. Lima tantangan itulah yang akan kita bahas melalui artikel ini.



Tantangan Inovasi #1 : Unclear Direction

Banyak korporasi memiliki rencana untuk melakukan inovasi. Tentu saja hal tersebut adalah sesuatu yang bagus. Sayangnya, banyak juga korporasi yang tidak memiliki arahan jelas mengenai inovasi yang ingin mereka lakukan. Bahkan tidak menyadari kalau perlu arahan untuk bisa melakukan inovasi.


Jika inovasi yang diinginkan tidak memiliki arahan yang jelas, maka hasil dari inovasi tersebut tidak akan bisa saling bersinergi. Dengan begitu, alih-alih mencapai tujuan yang diharapkan, inovasi yang ada malah akan menjauhkan perusahaan dari tujuan strategis yang dimilikinya.


Tantangan Inovasi #2 : Lacking of Commitment

Perlu dipahami lebih dulu bahwa inovasi bukanlah satu jalan yang lurus dan mulus. Bahkan, pada awal prosesnya, inovasi akan menjadi proses yang berputar sebelum akhirnya mengerucut dan berjalan menuju impact yang diharapkan.


Baca juga: 3 Hal Penting Yang Perlu Disiapkan Saat Menjalankan Agile Project


Anda mungkin akan bertanya-tanya mengenai beberapa hal yang sebelumnya menjadi standar perusahaan. Tentu saja kondisi tersebut bisa cukup challenging dan menimbulkan friksi. Karena itu, pada awal proses inovasi akan dibutuhkan komitmen yang kuat agar proses inovasi bisa berjalan dengan baik.


Tantangan Inovasi #3 : Functional Silo

Umumnya, suatu perusahaan dibangun berdasarkan fungsi-fungsi yang dibutuhkan. Seperti fungsi produksi, finance, HC, sales and marketing, dan lain-lain. Setiap fungsi ini memiliki wilayah kerja dan pagar-pagar yang memisahkan satu fungsi dengan fungsi lainnya.


Untuk melakukan inovasi, mungkin saja kita perlu membuka pagar fungsi-fungsi yang ada ini. Kalau kemudian pagar fungsi ini belum siap untuk dibuka, atau orang-orang di dalamnya belum siap membuka diri dan pikiran, maka inovasi yang dijalankan malah akan stuck.


Baca juga: Cara Berpikir Out of The Box


Padahal, jika kita ingin melakukan inovasi yang breakthrough, tentu saja kita harus mampu berpikir melampaui batasan yang ada. Melampaui cara-cara yang selama ini sudah kita lakukan. Karena bisa jadi, sesuatu yang pakem di masa lalu, tidak lagi relevan dengan tuntutan masa kini.


Tantangan Inovasi #4 : Insufficient Support System

Inovasi merupakan proses yang dinamis sehingga memerlukan adanya sistem yang mendukung. Dengan begitu, kita bisa dengan mudah mengukur apakah inovasi yang dilakukan sudah sesuai atau justru melenceng.


Tantangan Inovasi #5 : Demand for Immediate Evidence / Impact

Kadang-kadang, jika inovasi yang dilakukan berasal dari dorongan middle layer dan bukan dari top management, seringkali atasan menuntut adanya dampak yang nyata dalam waktu dekat. Meskipun hal ini tidak dapat dihindari, namun hal tersebut adalah bagian dari tantangan kita untuk bisa menghasilkan inovasi yang impactful.


Itulah lima tantangan inovasi yang sering dan pasti akan perusahaan hadapi saat akan melakukan inovasi. Dengan mengetahui apa saja tantangan dalam inovasi, maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapinya