Bagaimana Mewujudkan Budaya Inovasi di Perusahaan


Tak sedikit perusahaan yang merasa sulit melakukan inovasi, padahal sudah tahu alasan atau tujuan dari inovasi itu sendiri. Bahkan segala upaya sudah dilakukan. Namun tetap saja susah sekali mewujudkan inovasi di perusahaan. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang kenapa perusahaan sulit untuk melakukan inovasi dan bagaimana mewujudkan inovasi di perusahaan.


“Innovation is not an event. It is a continuous process of value creation for customers.”

Banyak dari rekan-rekan di korporasi memandang inovasi sebagai sebuah event, seperti contoh jika sudah membuat hackathon, kompetisi inovasi atau workshop tentang kreatifitas maka merasa sudah berinovasi. Membuat event tentang inovasi di kantor memang sangat bagus, tetapi inovasi bukan hanya sekedar sampai disitu, inovasi adalah sebuah proses yang berkelanjutan untuk menciptakan nilai yang tinggi bagi pelanggan.



Apa yang membuat inovasi sulit dilakukan di perusahaan?


Menurut Penelitian Viima (2019), ada 4 aspek yang berpengaruh ketika menjalankan inovasi; Struktur, Budaya, Kemampuan & Startegi. Dan ternyata 64% orang mengatakan bahwa kurangnya budaya inovasi menjadi penghambat inovasi. Layaknya bibit yang ditanam di tanah, mau sebagus apapun bibitnya apabila tanahnya tidak subur maka bibitnya tidak akan tumbuh menjadi tanaman yang diinginkan. Sama seperti berinovasi, sebagus dan sehebat apapun orang-orang yang ada di dalam perusahaan akan sulit berinovasi jika budaya inovasi di perusahaan tidak kuat atau tidak ada.



Karena itulah Viima menyimpulkan bahwa budaya inovasi adalah organisasi yang benar-benar memberikan nilai dan dukungan terhadap inovasi agar orang-orang dalam organisasi melakukan inovasi. Sayangnya, untuk mengubah budaya di perusahaan menjadi budaya inovasi tidaklah mudah dilakukan.


Apa yang dilakukan perusahan untuk mewujudkan budaya inovasi?


Walau budaya inovasi sulit dilakukan, tetapi banyak juga perusahaan yang tadinya tidak memiliki budaya inovasi sekarang sudah menggaungkan bahkan budaya inovasi menjadi teman dekat mereka. Lalu, apa saja yang mereka lakukan?


CSAA Insurance Group, perusahaan yang sudah lama berdiri dan besar serta memiliki 4.000 karyawan, namun dapat melakukan perubahan budaya menjadi budaya inovasi. Ada beberpa hal yang mereka lakukan untuk mewujudkan budaya inovasi;


1. Membuat strategi organisasi yang baru dan menjadi payung, yang mana strategi tersebut ditetapkan berdampingan dengan strategi yang berfokus pasar mereka.


2. Menambahkan inovasi dalam value statement perusahaan mereka.


3. Mengembangkan 3 tipe inovasi; incremental, evolutionary & disruptive.


4. Dari 3 tipe tersebut yang menjadi fokus adalah tipe incremental atau yang paling mudah. Semua karyawan diminta untuk berinovasi dimulai dari hal yang paling kecil dan mudah. Seperti contoh, bisnis model yang ada diubah menjadi lebih mudah dan cepat atau customer experience yang lebih bagus lagi.


Baca juga: Contoh Aplikasi Design Thinking di Industri Asuransi


5. CSAA Insurance Group juga melakukan inovasi pada tipe evolutionary, seperti; menciptakan pengalaman pelanggan digital baru yang sebelumnya belum ada. Bahkan inovasi pada tipe disruptive, seperti; mulai mengekplorasi bagaimana aplikasi asuransi untuk mobil self-driving.


6. Memberikan training tentang inovasi kepada semua karyawan. Yang mana training tersebut menyediakan alat dan Latihan yang berbasis Design Thinking dan memastikan bahwa semua orang yang melakukan aktivitas dalam training tersebut adalah permasalahan yang dihadapi sehari-hari di tempat kerja.


7. Apa yang dihasilkan dari training tersebut bukan hanya membuat karyawan memiliki kepemilikan yang lebih tinggi tetapi juga ada hasil yang nyata.


8. Bukan hanya para karyawan, tetapi para manger juga diharapkan ikut serta dalam memastikan bahwa ide-ide yang karyawan berikan bisa diimplementasikan.


9. Selain itu CSAA juga membuat Innovation hub, yaitu sebuah portal yang memastikan seluruh karyawan bisa mengakses tool-kit Design Thinking, mengetahui event inovasi yang ada di perusahaan, juga ada online course yang bisa diakses kapan saja, artikel dari para expert, DLL.


Baca juga: Mengapa Anda Membutuhkan Konsultan Inovasi dan Apa yang Mereka Lakukan?


10. Mereka juga membuat platform dimana seluruh department di perusahaan bisa memberikan tantangan inovasi dan dimana siapapun bisa berkontribusi untuk menyelesaikan tantangan atau permasalahan tersebut, bukan hanya itu tetapi juga bisa ikut serta mengevaluasi dan mengembangkan solusi yang ada. Dan ternyata hal ini dapat memacu para karyawan, perusahan pun mendapati bahwa ada sekitar 80% karyawan yang berpartisipasi.


Beberapa hal di atas bisa Anda aplikasikan juga di perusahan untuk mewujdukan budaya inovasi, walau mungkin tidak mudah melakukan hal di atas tapi setidaknya Anda sudah mencoba. Ketika Anda sudah melakukan segala upaya untuk mewujudkan budaya inovasi, namun tetap gagal, lalu apa yaa yang harus dilakukan? Pada artikel berikutnya kami akan membahas tentang hal tersebut, olehkarena itu pastikan Anda tetap terhubung dengan website ini, klik disini untuk tetap terhubung.






169 views0 comments