top of page

Leaders, Begini Strategi Memberikan Feedback yang Bikin Gen Z Happy!

Dalam era yang didominasi oleh Generasi Z (Gen Z), memberikan feedback yang efektif menjadi kunci dalam mengoptimalkan produktivitas dan kreativitas di tempat kerja. Dalam artikel ini, Dr. Indrawan Nugroho (CEO & Co-founder CIAS) bersama tim CIAS lainnya memberikan panduan praktis bagi para pemimpin di perusahaan untuk memberikan feedback yang tidak hanya membangun, tetapi juga memotivasi Gen Z. Artikel ini menguraikan strategi tersebut dengan detail, memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya feedback yang tepat dan cara terbaik untuk mengaplikasikannya dalam konteks profesional.



Mengenal Generasi Z dan Pentingnya Feedback yang Efektif


Generasi Z, yang terdiri dari individu yang lahir di tahun 1997-2012, memiliki ciri khasnya sendiri dalam berinteraksi dan bekerja. Mereka cenderung aktif, kreatif, dan bersemangat untuk berkontribusi dengan ide-ide segar mereka. Namun, untuk mengoptimalkan potensi mereka, diperlukan pendekatan yang tepat dalam memberikan feedback.


Feedback yang efektif tidak hanya memberikan arahan atau kritik, tetapi juga mengapresiasi kontribusi dan inisiatif yang telah ditunjukkan oleh individu. Pendekatan yang menggabungkan pujian, saran konstruktif, dan dukungan akan lebih mampu memotivasi Generasi Z untuk terus berkembang dan berinovasi.


Strategi "Sandwich" dalam Memberikan Feedback


Salah satu pendekatan yang efektif dalam memberikan feedback kepada Generasi Z adalah pendekatan "sandwich". Konsep ini mirip dengan membuat sandwich, di mana lapisan positif diletakkan di antara dua lapisan kritik atau saran.


Pertama, mulailah dengan memberikan apresiasi atas ide atau inisiatif yang telah ditunjukkan oleh individu. Berikan pengakuan atas kontribusi mereka dan tunjukkan bahwa mereka dihargai. Misalnya, ungkapkan kekaguman atas ide kreatif yang telah diajukan atau apresiasi terhadap inisiatif mereka untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi tim.



Kemudian, setelah membangun dasar positif, sampaikan saran konstruktif atau kritik dengan cara yang bijaksana dan membangun. Jelaskan dengan jelas area-area yang perlu diperbaiki atau diimprovisasi dari ide atau kontribusi mereka. Penting untuk tetap fokus pada perbaikan tanpa membuat individu merasa terlalu terpukul atau merasa tidak berharga.


Terakhir, tutuplah feedback dengan kembali memberikan apresiasi dan dukungan. Yakinkan individu bahwa Anda percaya pada kemampuan dan potensi mereka untuk terus berkembang. Misalnya, ungkapkan keyakinan Anda bahwa mereka akan mampu menghasilkan ide yang lebih baik di masa depan atau bahwa kontribusi mereka sangat berharga bagi kesuksesan tim.


Membuka Ruang Diskusi


Generasi Z cenderung lebih suka diajak berdiskusi daripada menerima instruksi langsung. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk membuka ruang diskusi yang memungkinkan individu untuk berpartisipasi aktif dalam proses feedback.


Daripada hanya memberikan instruksi atau arahan, ajaklah individu untuk berdiskusi tentang ide-ide mereka. Berikan mereka kesempatan untuk berbagi pandangan dan pemikiran mereka tentang kontribusi mereka serta area-area yang perlu diperbaiki. Ajukan pertanyaan yang membuka ruang bagi mereka untuk bereksplorasi lebih lanjut dan merasa didengar.



Dengan membuka ruang diskusi, Anda memberikan kesempatan bagi Generasi Z untuk merasa lebih terlibat dan memiliki kontrol atas proses feedback. Mereka akan lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan ide-ide mereka sendiri dan merasa dihargai atas kontribusi mereka.


Menjadi Pendengar yang Baik


Sebagai perusahaan, menjadi pendengar yang baik adalah kunci dalam memberikan feedback yang efektif kepada Generasi Z. Daripada hanya fokus pada memberikan instruksi atau nasihat, luangkan waktu untuk mendengarkan dengan seksama apa yang ingin disampaikan oleh individu.


Ketika memberikan feedback, ajukan pertanyaan yang mendalam dan memberikan ruang bagi individu untuk berbicara lebih banyak tentang ide-ide mereka. Tunjukkan ketertarikan Anda pada kontribusi mereka dan berikan respons yang mendukung serta konstruktif.



Dengan menjadi pendengar yang baik, Anda tidak hanya memperlihatkan bahwa Anda menghargai pandangan dan ide-ide individu, tetapi juga memberikan mereka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Generasi Z akan merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk terus berkontribusi secara aktif dalam lingkungan kerja.


Mengaplikasikan Strategi Feedback yang Efektif


Dalam mengaplikasikan strategi feedback yang efektif kepada Generasi Z, perusahaan perlu memastikan bahwa prosesnya terintegrasi dalam budaya kerja yang inklusif dan kolaboratif.


Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat diambil:


1. Luangkan waktu untuk mengenali individu secara personal dan menghargai kontribusi mereka dalam tim.

2. Gunakan pendekatan "sandwich" dalam memberikan feedback, dengan memberikan apresiasi, saran konstruktif, dan dukungan.

3. Buka ruang diskusi untuk memungkinkan individu untuk berpartisipasi aktif dalam proses feedback dan bereksplorasi lebih lanjut.

4. Jadilah pendengar yang baik dengan mendengarkan dengan seksama apa yang ingin disampaikan oleh individu dan memberikan respons yang mendukung serta konstruktif.

5. Integrasikan proses feedback ke dalam budaya kerja perusahaan dan pastikan bahwa semua anggota tim merasa dihargai dan didukung dalam mengembangkan ide-ide mereka.



Dengan mengikuti strategi ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi Generasi Z untuk terus berinovasi dan berkontribusi secara positif dalam mencapai tujuan bersama. Dengan memberikan feedback yang efektif, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kepuasan. Artikel ini dibuat berdasarkan The Innovator Series Youtube Channel Dr. Indrawan Nugroho, CEO dan Co-Founder CIAS (Corporate Innovation Asia). CIAS adalah sebuah hands-on consulting firm dengan misi untuk memampukan talenta perusahaan merancang, mengembangkan, dan menerapkan inovasi di perusahaan. Saat ini, CIAS membantu banyak perusahaan melalui berbagai program, salah satunya membantu para leaders agar karyawan mereka memberikan ide inovatif terbaik untuk perusahaan. Jelajahi lebih lanjut bagaimana Dr. Indrawan Nugroho & CIAS memampukan karyawan di perusahaan untuk memberikan ide terbaiknya dan berinovasi. Hubungi kami di sini.



Comments


bottom of page