Fase dalam Agile Innovation Project

Sebelum menjalankan Agile Innovation Project, Anda perlu memahami apa saja tahapan dan fase penting di dalamnya. Ada dua tahapan umum dan empat fase penting yang akan Anda lalui saat menjalankan Agile Innovation Project. Tulisan kali ini akan membahas apa saja empat fase penting tersebut dan juga penjelasan singkat mengenai tahapan pre-activation hingga innovation incubation.



Tahapan Pre-Activation

Tahapan pre-activation adalah tahapan yang Anda butuhkan sebelum masuk ke tahapan inovasi yang sesungguhnya. Pada tahap ini ada tiga poin penting yang harus Anda pahami, yaitu direction, team formation, dan resource.


Sebelum menjalankan inovasi, Anda perlu mengetahui dengan jelas apa direction atau misi yang ingin Anda capai melalui inovasi tersebut. Dengan memahami apa direction Anda, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan hasil inovasi sesuai dengan harapan. Direction ini harus bersifat kuantitatif dan terukur untuk memudahkan Anda maupun tim yang terlibat di dalamnya. Meskipun terdengar mudah, tapi mencari direction seringkali tidak terlalu mudah.


Bahkan, sebagian besar perusahaan tidak mengetahui dengan jelas apa direction yang ingin mereka capai melalui inovasi. Bahkan, seringkali mereka juga belum mendapatkan gambaran mengenai apa yang ingin dicapai dalam kurun waktu tiga atau lima tahun. Tapi hal ini bukan masalah, Anda bisa mulai dengan membuat direction jangka pendek yang mudah dibayangkan. Misalnya, membuat misi atau tujuan yang ingin dicapai dalam satu kuartal.


Baca juga: Tantangan Inovasi di Korporasi


Selain memiliki direction yang jelas, Anda juga harus mengetahui dengan baik bagaimana time box inovasi yang akan Anda lakukan. Anda harus mengetahui dan menentukan kapan Anda akan mencapai misi yang Anda harapkan. Apakah satu kuartal? Setengah tahun? Sampai dengan akhir tahun? Buat tujuan dan time box yang jelas mengenai hal ini, dan sertakan dalam direction yang Anda buat.


Poin berikutnya dalam tahapan pre-activation adalah pembentukan tim. Termasuk juga persiapan-persiapan yang diperlukan untuk membangun sebuah tim yang diperlukan. Kemudian, Anda juga harus menemukan sumber daya yang sudah Anda dapatkan komitmennya untuk mendukung jalannya inovasi. Sumber daya ini bisa mencakup orang-orang yang relevan dengan misi, sumber dana, peran management, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menyesuaikannya dengan triangle dari Agile Project yang sesuai dengan kondisi Anda.


Tahapan Innovation Incubation

Setelah unsur-unsur dalam tahapan pre-activation telah siap, Anda bisa masuk ke tahapan innovation incubation. Di tahap inilah proses inovasi benar-benar dijalankan. Karena itu, persiapan yang matang pada tahapan pre-activation akan sangat membantu melancarkan jalannya proses inovasi di tahap ini.


Ada empat fase yang akan Anda lalui di tahap innovation incubation ini, yaitu fase discover, fase design, fase build MVP (Minimum Viable Product), hingga fase release MVP.


Di tahapan discover, Anda akan melakukan identifikasi mengenai masalah yang dihadapi. Selanjutnya, Anda akan masuk ke fase design. Pada fase design, Anda akan melakukan eksplorasi untuk mendapatkan solusi yang sesuai dan relevan atas permasalahan yang telah Anda temukan sebelumnya melalui proses discover.


Baca juga: Variabel Penting Agile Innovation Project


Setelah ditemukan solusi yang tepat dan relevan, maka Anda bisa masuk ke fase berikutnya, yaitu fase build MVP. Ada banyak bentuk MVP yang bisa Anda bangun, tergantung dari solusi yang Anda hasilkan pada fase sebelumnya. Bentuk MVP ini bisa saja berupa produk, namun tidak harus berupa produk. Anda bisa saja menghasilkan MVP berupa proses, layanan, sistem, atau bentuk lainnya sesuai dengan permasalahan yang ada.


Dan terakhir, setelah MVP selesai dibangun, Anda bisa masuk ke fase release MVP. Fase release MVP ini bisa dikatakan sebagai fase akhir dari tahapan innovation incubation. Dari fase release MVP inilah Anda dapat mendapatkan validasi DFV (Desirability, Feasibility, Viability). Meski dikatakan sebagai fase akhir, namun tidak menutup kemungkinan adanya pembangunan MVP tahap berikutnya. Tentu saja MVP versi selanjutnya akan lebih berkembang dibandingkan dengan versi pertama ini.


Baca juga: Apa itu Agile Innovation Project?



11 views0 comments