Kombinasi Metode Inovasi Design Thinking, Lean Startup & Agile

Pendekatan yang digunakan dalam sebuah Agile Innovation Project adalah kombinasi dari tiga metode pendekatan, yaitu Design Thinking, Lean Startup, dan Agile. Lalu, apakah metode Design Thinking, Lean Startup, dan Agile? Melalui tulisan ini, kita akan membahas masing-masing metode tersebut dan bagaimana fungsinya dalam inovasi.



Metode Design Thinking

Metode pertama adalah metode design thinking. Metode ini digunakan dalam fase awal inovasi, yaitu ketika kita belajar dan memulai journey inovasi yang kita lakukan. Dengan menggunakan design thinking, kita bisa berempati dengan customer, menemukan problem dan menciptakan oportunity, kemudian eksplorasi ide untuk menemukan solusi yang paling efektif.


Baca juga: Kenapa Perusahaan Perlu Implementasi Agile Innovation Project?


Namun, tahapan design thinking tidak berhenti sampai menemukan solusi saja. Metode ini masih digunakan hingga tahapan testing beberapa siklus dan mendapatkan solusi yang valid. Setelah sampai pada solusi yang valid inilah kita akan masuk ke tingkat validasi yang lebih lanjut. Caranya adalah dengan membangun Minimum Viable Product (MVP). Setelah MVP terbangun, maka kita bisa release dan ukur.


Metode Lean Startup

Sebenarnya, untuk membangun MVP ini, Anda bisa menggunakan metode lean startup. Metode ini juga merupakan metode yang paling umum digunakan oleh suatu korporasi. Hanya saja, dengan metode lean startup kita lebih mudah terjebak dengan keinginan untuk menjadikannya langsung besar.


Padahal sebuah MVP sebagaimana namanya merupakan versi sederhana sebuah produk yang akan dirilis. Pembuatan MVP ditujukan untuk melakukan validasi atas desirability, feasiblity, dan viability suatu produk.


Baca juga: Hal Yang Dapat Menghambat Penerapan Agile di Perusahaan


Nah, jika MVP pertama ini sudah kita miliki dan release, maka kita akan mendapatkan ukuran yang kita butuhkan. Setelah itu, kita bisa mengulangi siklus ini dengan menciptakan MVP versi berikutnya yang sudah ditingkatkan.


Metode Agile

Metode Agile melengkapi metode lain yang digunakan sekaligus metode paling penting dalam menjalankan inovasi. Ada banyak framework agile yang bisa Anda gunakan dalam melakukan inovasi. Anda bebas memilih framework agile yang menurut Anda paling sesuai dengan kebutuhan Anda.


Pada dasarnya, metode Agile yang diutamakan adalah mengambil semangat dan spirit dari metode Agile itu sendiri. Yaitu menghasilkan sesuatu yang memiliki value di setiap siklus pendek yang dilakukan, bukan hanya mencari outcome besar di akhir.


Baca juga: Hal Penting Yang Perlu Disiapkan Saat Menjalankan Agile Project




46 views0 comments

Recent Posts

See All